Pahami pemicu emosi si kecil dan pelajari strategi menenangkan anak mindful parenting yang direkomendasikan oleh psikolog klinis kami.

Memahami Apa Itu Tantrum
Tantrum sering kali disalahartikan sebagai perilaku anak yang nakal atau manipulatif. Padahal, pada usia 1 hingga 3 tahun, bagian otak anak yang mengatur logika dan pengendalian diri (korteks prefrontal) belum berkembang sempurna. Tantrum adalah respons biologis dan cara komunikasi mereka saat merasa kewalahan oleh situasi, sensorik, atau emosi yang tidak bisa mereka pahami.
Kenali Pemicu Utama Tantrum
Sebelum mencoba menghentikan tangisannya, sangat penting bagi Ibu untuk bertindak seperti detektif dan mencari tahu akar masalahnya. Dalam dunia psikologi anak, pemicu ini sering disingkat dengan HALT:
- H (Hungry): Anak merasa lapar atau haus namun belum jadwalnya makan.
- A (Angry): Merasa frustrasi karena dilarang melakukan sesuatu atau tidak bisa melakukan hal yang mereka inginkan.
- L (Lonely): Merasa kurang mendapat perhatian penuh dari orang tua.
- T (Tired): Kelelahan fisik karena kurang tidur siang atau terlalu banyak aktivitas (overstimulated).
